Busung Lapar Tanggung Jawab Negara!

Berulang-ulang berbagai media nasional memberitakan terjadinya kasus busung lapar di salah satu provinsi di timur Indonesia: Nusa Tenggara Timur. Kompas, Kamis tanggal 14 Desember 2006: Mereka Makan Sekali Sehari, Fokus Kompas, Sabtu tanggal 23 Desember 2006: Busung Lapar di NTT: Mereka Hanyalah Korban. Suara Pembaruan, Kamis tanggal 6 Maret 2008: Lima Pasien busung Lapar Meninggal di Rote. Suara Pembaruan, Sabtu tanggal 8 Maret 2008: Korban Busung Lapar Berjatuhan: Pemkab Rote Tidak Peduli. Apa yang diberitakan sejumlah media ini hanya sebagian kecil dari banyak berita yang miris sekaligus mengerikan dari sudara-sudara setanah air yang ada di NTT.

Pertanyaan yang kemudian muncul adalah; mengapa kejadian ini seperti terus berkepanjangan dan tidak tertangani dengan baik? siapa yang berada di balik bencana ini? Bencana? ya, menurut saya kejadian inilah yang pantas disebut bencana. Bukan bencana buat-buatan para anggota dewan yang terhormat di senayan yang mengatakan Lumpur Lapindo adalah bencana alam. Bayangkan konsekuensinya. Negara harus menanggung biaya atas perbuatan Lapindo. Ironisnya biaya itu harus diambil dari APBN yang nota bene adalah hak rakyat! Coba bayangkan, jika ber-triliun uang yang harus dibayar untuk sebuah ironi perselingkuhan kekuasaan dengan bisnis tingkat tinggi itu dipergunakan untuk membelikan makanan dan obat-obatan bagi saudara-saudara kita di NTT yang tengah bertarung hidup mati itu.

Negara (baca: pemerintah) harus menjadi pihak pertama yang diminta pertanggung jawaban atas apa yang tengah terjadi. Tidak ada alasan untuk tidak memprioritaskan penanganan bagi kemiskinan dan busung lapar. Ini masalah hidup atau mati. Celakalah kita bila selamanya memiliki pemimpin yang mengatakan meninggalnya seorang ibu beserta janinnya yang berusia 7 bulan di Makasar hanya karena diare, dan almarhumah serta si bakal anak tidak ber-KTP Kota Makasar. Sama juga dengan pemerintah yang mengatakan harus menambah mobil baru bagi pejabat karena SUDAH TERLANJUR DIANGGARKAN! padahal rakyatnya menjerit!

Bagi saya ini sudah kejahatan! Kejahatan karena korupsi, dan berselingkuhnya para penguasa politik dan ekonomi sehingga merugikan rakyat. Kejahatan dengan membiarkan sejumlah orang tidak berdaya dan menghadap Tuhan karena kelaparan.

Kepada para pemimpin, mulailah arif dalam membuat kebijakan. Mengertilah tentang skala prioritas. Rakyat anda tengah kelaparan! Sudahilah penderitaan mereka!

Explore posts in the same categories: Realitas

One Comment on “Busung Lapar Tanggung Jawab Negara!”


  1. Benar memang mas Iqra hal tersebut adalah kejahatan negara. Kalau difikir-fikir sebenarnya contoh kasus seperti itu sudah bertumpuk-tumpuk, tinggal bagaimana kasus yang bertumpuk tersebut bisa diurai permasalahannya untuk menghadirkan keadilan dalam setiap keputusannya. Kalau ini kejahatan negara, siapa yang harus dihukum?Presidenkah atau DPR nya yang mengesahkan?
    Subjektifitas saya, agak ribet untuk melakukan pendekatan legal formal untuk memberikan sangsi atas negara yang jahat itu. Sangsi yang sementara ini masih formal legal dan wajar terhadap negara yang demikian adalah jangan memilihnya kembali orang-orang yang kini jahat untuk menjadi aktor negara. Dan di tengah sistem politik yang jelimet kayak gini, kuncinya ada di masyarakat, mereka yang punya hak pilih untuk menentukan siapa yang akan menjadi “negara” selanjutnya.
    Ah…tapi pesimis lagi nih mas…orang pinter yang jujur dan takut sama dosa masih sedikit, sehingga terkadang akademisi pun dipaksa-paksa dengan imingan materi untuk membenarkan kejahatan tersebut. Belum lagi masyarakat kita yang masih gampang diimingi dengan 100-200ribu masuk ke bilik suara dan mencoblos “penjahat” yang padahal telah membunuh saudara-saudaranya.
    Saya yakin mas Iqra ada solusi original yang compatible dengan kondisi Indonesia saat ini….

    Salam Kenal
    M. Tri Andika.
    NTU Singapore


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: