Archive for the 'Uncategorized' Category

KETIKA PENGHILANGAN NYAWA JADI “BIASA”

June 15, 2009

Rubrik Analisis Kriminalitas, Suara Pembaruan, 6 Mei 2009
Pembunuhan terhadap Nasrudin Zulkarnain menjadi kejahatan yang sangat mengejutkan saat ini. Tidak saja karena dilakukan secara terencana, namun melibatkan keterlibatan banyak pihak mulai dari “eksekutor” di lapangan, “perantara”, dan “otak” pembunuhan. Di antara hal itu, yang paling memprihatinkan adalah “otak” pembunuhan. Saat ini kepolisian telah menetapkan Antasari Azhar, [...]

“PENJARA” HARUS TERUS BERUBAH

June 15, 2009

Rubrik Analisis Kriminalitas, Suara Pembaruan, 29 April 2009
Senin 27 April lalu, Sistem Pemasyarakatan Indonesia genap 45 tahun. Pada usia ini Pandangan publik terhadap pemenjaraan memang beragam. Namun perlu disadari, bahwa secara konseptual dan filosofis, sistem pemidanaan di Indonesia jauh lebih maju dari sistem pemenjaraan di banyak negara.
Perubahan sistem pemidanaan di Indonesia ke arah Pemasyarakatan pada [...]

Pembunuh Bayaran

June 15, 2009

Rubrik Analisis Kriminalitas, Suara Pembaruan, 18 Maret 2009
Dalam perkembangannya, pembunuhan yang dibayar, di mana ada pemesan dan pelaksana, bukanlah bentuk kejahatan baru. Meskipun dalam literatur kejahatan ini digolongkan “modern”. Bila dilihat dari motif umumnya, pembunuhan seperti ini dapat dikatakan modern bila dilihat dari sisi pelaksana karena mengarah pada sebuah “profesi”. Pembunuhan dilakukan dengan imbalan tertentu. [...]

Mencermati Perilaku Tak Disiplin di Jalan

October 30, 2008

Analisis Kriminalitas Suara Pembaruan, 29 Oktober 2008
Tulisan kali ini tentang jalanan Jakarta, dan juga kota- kota lainnya di Indonesia. Mungkin lebih tepat disebut imbauan (baca: tuntutan) ketimbang analisis, karena tulisan ini hanya mengingatkan kita tentang bola panas atau bom waktu yang sangat berdampak pada kehidupan yang lebih makro.
Seorang senior saya di jurusan sering bertutur, agar [...]

“Disintegrate Shaming” untuk Koruptor?

August 22, 2008

Oleh Iqrak Sulhin
Analisis Kriminalitas Suara Pembaruan, 20 Agustus 2008
Dalam kajian reaksi terhadap kejahatan ada satu penjelasan teoritik tentang peran membuat malu pada pelaku kejahatan untuk tujuan mengintegrasikan kembali dirinya dengan masyarakat. Penjelasan teoritik tersebut disebut Reintegrative Shaming. Pelaku kejahatan cukup dibuat malu namun ditujukan untuk membuat dirinya dan masyarakat sadar atas kesalahan yang telah dilakukan. [...]

TUNTUTAN AKUNTABILITAS DI TENGAH KULTUR KORUPSI

June 12, 2008

Tulisan ini dimuat dalam Rubrik Publik dan Kebijakan, Koran Jakarta, 9 Juni 2008
Oleh Iqrak Sulhin
Sepertinya reformasi birokrasi belum berhasil dilakukan di Indonesia ini. Setidaknya dibuktikan oleh belum mau tertibnya sejumlah lembaga pemerintah dalam pengelolaan keuangan. Sebagaimana diberitakan koran ini tanggal 4 Juni lalu, Ketua Badan Pemeriksa Keuangan, Anwar Nasution, menyatakan pemerintah cenderung lamban dalam memperbaiki [...]

RALAT

June 6, 2008

Bagi para pembaca tulisan saya berjudul “Negara Lemah” versus “Preman” dalam versi cetaknya di Opini Suara Pembaruan, saya memohon maaf karena ada kesalahan dalam pengutipan. Secara substansi tidak ada masalah.
Dalam tulisan tersebut (di Opini SP) saya tulis… ada buku menarik dari Josept Stiglitz berjudul State building….. Seharusnya pengarang buku tersebut bukan Stiglitz, namun FRANCIS FUKUYAMA. [...]

“NEGARA LEMAH” versus “PREMAN”

June 3, 2008

Tulisan ini dimuat dalam Rubrik Opini Harian Suara Pembaruan, 03 Juni 2008
Oleh Iqrak Sulhin
Ada buku menarik dari Francis Fukuyama berjudul State building (versi Indonesianya berjudul Memperkuat Negara) tahun terbit 2006. Di dalam buku ini Fukuyama menjelaskan bagaimana positifnya korelasi antara negara yang lemah dengan munculnya sejumlah masalah sosial. Indikasi kuat atau lemahnya negara dilihat dari [...]

Memperjuangkan identitas yang tidak jelas

April 16, 2008

Monitor Depok, 8 April 2008
Belakangan, aksi tawuran antarpelajar kembali marak di Depok.
Bahkan hingga sampai memakan korban jiwa. Dua pelajar dari sekolah yang berbeda telah tewas dalam kurun waktu dua pekan ini.
Kriminolog UI, Iqrak Sulhin, mengatakan, tawuran merupakan gejala sosial sempat menghilang. Meskipun ada, tapi akumulasi gesekannya terbilang kecil. Beda dengan yang dulu-dulu.
“Saya kaget, kok di [...]

Mengapa Kriminologi1?

January 17, 2008

Banyak teman yang bertanya, mengapa blog ini namanya kriminologi1, bukan kriminologi atau criminology saja. Saya sih tertawa saja mendengar pertanyaan itu. Jawabannya, saya hanya ingin tidak seperti mengambil (memonopoli) brand “kriminologi” yang secara “formal” dimiliki oleh Departemen Kriminologi FISIP UI. Kriminologi1 biar terkesan informal saja, meskipun punya makna saya termasuk orang-orang awal yang menggunakan media [...]